Belajar Mengenal Fungsi Garbage Collector Pada Java
Garbage Collector ialah salah satu prosedur dan fitur dari JVM (Java Virtual Machine),untuk meningkatkan Memory Management , yang akan menghapus objek secara otomatis pada memory ,jika tidak diharapkan lagi. Objek yang akan kita buat dalam coding Java ,jika kita tidak memakai dan mereferensikan lagi, kita tidak lagi menulis coding secara eksplisit ,seperti pada bahasa pemrograman C/C++. Ini ialah salah satu keunggulan bahasa pemrograman Java , yang memudahkan para programer dan developer, untuk efesiensi pada memori.
Keunggulan Garbage Collector pada Java
1. Programer atau Developer tidak perlu khawatir ,tentang object yang tidak di referensikan
2. Ini akan secara otomatis terkontrol oleh JVM (Java Virtual Machine).
3. Meningkatkan efesiensi pada memori
Akan tetapi kita sanggup melihat Cara Kerja Garbage Collector. Dengan menulis beberapa codingan ,dengan method finalize() , dan juga System.gc() Sehingga kalian sanggup melihat pola dari output Garbage Collector. Codinganya menyerupai berikut :
Contoh codingan Garbage Collector Java :
![]() |
| Contoh Code penerapan Garbage Collector |
Output :
Gargabe Collector Siap !
Garbage Collector Berhasil Terkumpul
Gargabe Collector Siap !
Garbage Collector Berhasil Terkumpul
Untuk lebih jelasnya sanggup lihat pola gambar berikut :
Jika kita lihat baris 15 - 17, codingan diatas akan terlihat ,
menyerupai pada gambar dibawah :
Pada class Pisang ,kita akan menciptakan beberapa variable , dari satu ,dua ,dan tiga.
Pada variable satu dan dua , kita akan menginisialisasi object ke dalam Pisang 1 dan Pisang 2.
Pada variable tiga ,kita akan memilih nilai kembali ke dalam object Pisang 1.
Nah pada baris selanjutnya , kita memilih variable satu dan dua ,ke dalam null artinya kosong tidak ada nilai. Nah pada variable tiga , kita masih memilih nilainya ke dalam object Pisang 1.
Jika kita lihat baris 15 - 17, codingan diatas akan terlihat ,
menyerupai pada gambar dibawah :
Pada class Pisang ,kita akan menciptakan beberapa variable , dari satu ,dua ,dan tiga.
Pada variable satu dan dua , kita akan menginisialisasi object ke dalam Pisang 1 dan Pisang 2.
Pada variable tiga ,kita akan memilih nilai kembali ke dalam object Pisang 1.
![]() |
| Contoh gambar Garbage Collector 1 |
Nah pada baris selanjutnya , kita memilih variable satu dan dua ,ke dalam null artinya kosong tidak ada nilai. Nah pada variable tiga , kita masih memilih nilainya ke dalam object Pisang 1.
![]() |
| Contoh gambar Garbage Collector 2 |
Nah sebab object Pisang 2 ,tidak ada variable manapun ,yang di referensikan nilainya.
Kaprikornus object Pisang 2 ,layak diangkut oleh system Garbage Collector ,pada JVM (Java Virtual Machine).
Kaprikornus object Pisang 2 ,layak diangkut oleh system Garbage Collector ,pada JVM (Java Virtual Machine).
Nah kurang lebih itu saja klarifikasi mengenai system Garbage Collector pada Java.
Baca juga : Belajar Mengenal Perbedaan Alokasi Memori Stack vs Heap di Java
Baca juga : Belajar Mengenal Perbedaan Alokasi Memori Stack vs Heap di Java






EmoticonEmoticon