Monday, July 2, 2018

Pengertian Topologi Jaringan Komputer



Pengertian topologi jaringan yakni suatu teknik yang dipakai untuk menghubungkan komputer satu dengan perangkat komputer yang lainnya yang disusun menjadi sebuah jaringan, dimana penggunaan topologi jaringan dikaitkan pada kecepatan terusan suatu data, ukuran, biaya serta tingkat konektivitas yang sanggup mempengaruhi efisiensi dari suatu jaringan tersebut.

Topologi jaringan juga sanggup diartikan sebagai sebuah desain jaringan komputer yang dibuat serta menjelaskan bagaimana komputer sanggup saling berafiliasi antara perangkat satu dengan perangkat yang lain. Terdapat macam topologi jaringan komputer yang sering dipakai ketika ini menyerupai Topologi Bus, Topologi Ring, Topologi Star, Topologi Tree, serta Topologi Mesh. Untuk lebih lanjut silahkan simak pembahasan yang sudah dirangkum dar aneka macam sumber.

Dan berikut Macam-macam Topologi Jaringa Komputer yang akan saya jelaskan pada artikel ini, yaitu:
a. Topologi BUS
b. Topologi Star
c. Topologi Ring
d. Topologi Mesh
e. dan Topologi Tree

1. Topologi Bus



Topologi ini yakni topologi yang pertama kali dipakai untuk menghubungkan komputer. dalam topologi ini masing-masing komputer aka terhububng ke satu kabel panjang dengan beberapa terminal, dan pada final dari kable harus di akhiri dengan satu terminator. Topologi ini sudah sangat jarang dipakai didalam membangun jaringan komputer biasa alasannya mempunyai beberapa kekurangan diantaranya kemungkinan terjadi nya goresan pedoman data, jikalau salah satu perangkat putus atau terjadi kerusakan pada satu bab komputer maka jaringan eksklusif tidak akan berfungsi sebelum kerusakan tersebut di atasi.

Karakteristik Topologi BUS:
  • Node – node dihubungkan secara serial sepanjang kabel, dan pada kedua ujung kabel ditutup dengan terminator.
  • Sangat sederhana dalam instalasi.
  • Sangat irit dalam biaya.
  • Paket-paket data saling bersimpangan pada suatu kabel.
  • Tidak diharapkan hub, yang banyak diperlukanadalah Tconnector pada setiap ethernet card.
  • Problem yang sering terjadi yakni jikalau salah satu node rusak, maka jaringan keseluruhan sanggup down, sehingga seluruh node tidak sanggup berkomunikasi dalam jaringan tersebut.


Kelebihan Topologi BUS
  • Tidak memerlukan sumber daya kabel yang banyak 
  • Biayanya juga lebih murah dibanding dengan topologi lainnya
  • tidak terlalu rumit jikalau kita ingin menambah jangkauan jaringan
  • Sangat sederhana


Kekurangan Topologi BUS
  • Tidak cocok untuk Trafic(lalu lintas) jaringan yang padat.
  • Setiap barrel connector yang dipakai sebagai penghubung memperlemah sinyal elektrik yang dikirimkan, dan kebanyakan akan menghalangi sinyal untuk sanggup diterima dengan benar.
  • Sangat sulit untuk melaksanakan troubleshoot pada bus.
  • Lebih lambat dibandingkan dengan topologi yang lain.

2. Topologi STAR



Pada topolgi ini, setiap komputer saling terhubung sedemkian rupa sehingga membentuk bintang, dimana setiap perangkat saling terhubung mengelilingi hub/switch sebagai consentrator nya. Topologi ini yakni yang paling sering dipakai pada jaringan LAN (local Area Network). Topologi ini sering dipakai di rumah, kantor, sekolah, lab komputer, dan lain sebagainya. semua komputer yang terhubung pada topologi star memerlukan hub, switch, ataupun router dengan media transmisinya adlah kabel UTP / STP.

Karakteristik Topologi Star :
  • Setiap node berkomunikasi eksklusif dengan konsentrator (HUB).
  • Bila setiap paket data yang masuk ke consentrator (HUB) kemudian di broadcast keseluruh node yang terhubung sangat banyak (misalnya menggunakan hub 32 port), maka kinerja jaringan akan semakin turun.
  • Sangat gampang dikembangka.
  • Jika salah satu ethernet card rusak, atau salah satu kabel pada terminal putus, maka keseluruhhan jaringan masih tetap sanggup berkomunikasi atau tidak terjadi down pada jaringan keseluruhan tersebut.
  • Tipe kabel yang dipakai biasanya jenis UTP.

Kelebihan Topologi Star :
  • Cukup gampang untuk mengubah dan menambah komputer ke dalam jaringan yang menggunakan topologi star tanpa mengganggu aktvitas jaringan yang sedang berlangsung.
  • Apabila satu komputer yang mengalami kerusakan dalam jaringan maka komputer tersebut tidak akan menciptakan mati seluruh jaringan star.
  • Kita sanggup menggunakan beberapa tipe kabel di dalam jaringan yang sama dengan hub yang sanggup mengakomodasi tipe kabel yang berbeda.
Kekurangan Topologi Star :
  • Memiliki satu titik kesalahan, terletak pada hub.Jika hub pusat mengalami kegagalan, maka seluruh jaringan akan gagal untuk beroperasi.
  • Membutuhkan lebih banyak kabel alasannya semua kabel jaringan harus ditarik ke satu central point, jadi lebih banyak membutuhkan lebih banyak kabel daripada topologi jaringan yang la
  • Jumlah terminal terbatas, tergantung dari port yang ada pada hub.
  • Lalulintas data yang padat sanggup mengakibatkan jaringan bekerja lebih lambat.

3. Topologi Ring



Jenis topologi ring ini, seluruh komputer dihubungkan menjadi satu membentuk bundar (ring) yang tertutup dan dibantu oleh Token, Token berisi informasi yang berasal dari komputer sumber yang akan mengusut apakah informasi tersebut dipakai oleh titik yang bersangkutan, jikalau ada maka token akan menunjukkan data yang diminta oleh titik jaringan dan menuju ke titik berikutnya. seluruh komputer akan mendapatkan setiap signal informasi yang mengalir, informasi akan diterima jikalau memang sudah sesuai dengan alamat yang dituju, dan signal informasi akan diabaikan jikalau bukan merupakan alamatnya sendiri. Dengan kata lain proses ini akan berlanjut terus sampai sinyal data diterima ditujuan.

Karakteristik Topologi Ring :
  • Node-node dihubungkan secara serial di sepanjang kabel, dengan bentuk jaringan menyerupai lingkaran.
  • Sangat sederhana dalam layout menyerupai jenis topologi bus.
  • Paket-paket data sanggup mengalir dalam satu arah (kekiri atau kekanan) sehingga collision sanggup dihindarkan.
  • Problem yang dihadapi sama dengan topologi bus, yaitu: jikalau salah satu node rusak maka seluruh node tidak sanggup berkomunikasi dalam jaringan tersebut.
  • Tipe kabel yang dipakai biasanya kabel UTP atau Patch Cable (IBM tipe 6).
Kelebihan Topologi Ring :
  • Data mengalir dalam satu arah sehingga terjadinya collision sanggup dihindarkan.
  • Aliran data mengalir lebih cepat alasannya sanggup melayani data dari kiri atau kanan dari server.
  • Dapat melayani pedoman lalulintas data yang padat, alasannya data sanggup bergerak kekiri atau kekanan.
  • Waktu untuk mengakses data lebih optimal.
Kekurangan Topologi Ring :
  • Apabila ada satu komputer dalam ring yang gagal berfungsi, maka akan mempengaruhi keseluruhan jaringan.
  • Mendambah atau mengurangi komputer akan mengacaukan jaringan.
  • Sulit untuk melaksanakan konfigurasi ulang.

4. Topologi MESH



Pada topologi mesh untuk menghubungkan komputer satu dengan yang lainnya sanggup menggunakan kabel tunggal, jadi dalam proses pengiriman data dari komputer satu ke komputer lainnya akan sanggup eksklusif mencapai komputer yang dituju tanpa melewati komputer lain ataupun melewati switch / hub.

Karakteristik Topologi Mesh :
  • Topologi mesh mempunyai hubungan yang berlebihan antara peralatan-peralatan yang ada.
  • Susunannya pada setiap peralatan yang ada didalam jaringan saling terhubung satu sama lain.
  • Jika jumlah peralatan yang terhubung sangat banyak, tentunya ini akan sangat sulit sekali untuk dikendalikan dibandingkan hanya sedikit peralatan saja yang terhubung.
Kelebihan Topologi Mesh :
  • Keuntungan utama dari penggunaan topologi mesh yakni fault tolerance.
  • Terjaminnya kapasitas channel komunikasi, alasannya mempunyai hubungan yang berlebih.
  • Relatif lebih gampang untuk dilakukan troubleshoot.
Kekurangan Topologi Mesh :
  • Sulitnya pada ketika melaksanakan instalasi dan melaksanakan konfigurasi ulang ketika jumlah komputer dan peralatan-peralatan yang terhubung semakin meningkat jumlahnya.
  • Biaya yang besar untuk memelihara hubungan yang berlebih.

5. Topologi Tree




Topologi tree atau pohon merupakan adonan dari beberapa topologi star yang dihubungkan dengan topologi bus. Kaprikornus setiap topologi star akan terhubung dengan topologi star lainnya dengan menggunakan topologi bus. Biasanya dalam topologi ini terdapat beberapa tingkatan jaringan, serta jaringan yang berada pada tingkat yang lebih tinggi sanggup mengontrol jaringan yang berada pada tingkat yang lebih rendah.

Kelebihan Topologi Tree
  • Susunan data terpusat secara hirarki, hal tersebut menciptakan administrasi data lebih baik dan mudah.
  • Mudah dikembangkan menjadi jaringan yang lebih luas lagi.

Kekurangan Topologi Tree
  • Apabila komputer yang menduduki tingkatan tertinggi mengalami masalah, maka komputer yang terdapat dibawahnya juga ikut bermasalah
  • Kinerja jaringan pada topologi ini terbilang lambat.
  • Menggunakan banyak kabel dan kabel terbawah (backbone) merupakan pusat dari teknologi ini.


EmoticonEmoticon